Selasa, 03 April 2012

Benang Merah dalam Kumpulan Cerita


Foto oleh Sapta P Soemowidjoko


Hari Sabtu (31/03), 9 peserta writer's circle latihan membuat lima cerita dari satu tema yang dipilih sendiri sebagai benang merah. Konsepnya seperti membuat kumpulan cerpen, namun karena keterbatasan waktu, peserta membuat cerita mini (sepanjang 5-10 kalimat). Misalnya Andika memilih tema "dua orang sedang berdiri di atas trotoar dan menunggu taksi", maka Andika harus membuat 5 cerita dengan variasi karakter, plot, dan setting namun harus mengenai dua orang yang sedang berdiri di atas trotoar dan menunggu taksi.

Latihan semacam ini berguna bagi penulis yang ingin membuat kumpulan flash fiction, cerpen, dan lainnya. Penetapan tema utama sebagai benang merah perlu dilakukan di awal agar penulis tahu apa yang harus ditulis dan kesamaan antar ceritanya jelas. Penetapan tema di akhir dari karya-karya yang sudah selesai biasanya cenderung membuat garis merah yang dipaksakan.

Tidak ada komentar: